Untuk yang Ketiga Kalinya, Pedangdut Imam S Arifin Ditangkap Polisi karena Sabu-sabu

Penyanyi dangdut Imam S Arifin tertangkap sedang memakai narkoba jenis sabu-sabu di Kamar No 03 Lantai 17 Tower Selatan Apartemen Crysan Jalan Rajawali Selatan, Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu 27 Agustus 2016.

Penangkapan pedangdut Imam S Arifin (56) yang dilakukan oleh Jajaran Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada Sabtu (27/8/2016) bukan terbilang baru.

Imam S Arifin pernah divonis bersalah atas kepemilikan narkotika jenis sabu dan mendekam dibalik jeruji besi lebih dari lima tahun penjara.

Berdasarkan catatan kepolisian, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Suhermanto menyampaikan bila pengarang lagu berjudul Jandaku dan Menari di Atas Luka itu pernah ditangkap atas kasus yang sama di Medan pada bulan April 2008 silam.

Walau divonis penjara selama empat tahun, Imam S Arifin justru dinyatakan bebas bersyarat pada 29 Agustus 2009.

Namun, tidak berselang lama usai dibebaskan, Imam S Arifin kembali ditangkap atas kepemilikan sabu di Sawah Besar, Jakarta Pusat pada bulan Maret 2010.

Atas kasus tersebut, Imam S Arifin divonis penjara 4 tahun 6 bulan penjara dan dibebaskan pada pertengahan tahun 2014 silam.

“Tersangka sudah dua kali terlibat perkara yang sama, pertama pada tahun 2008 dan kedua pada tahun 2010. Sesuai dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, yang bersangkutan juga dipastikan akan kembali mendekam lama dibalik penjara,” ungkapnya di Mapolres Metro Jakarta Barat pada Minggu (28/8/2016).

Seperti diketahui sebelumnya, Imam S Arifin tertangkap sedang memakai narkoba jenis sabu-sabu di Kamar No 03 Lantai 17 Tower Selatan Apartemen Crysan Jalan Rajawali Selatan, Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu 27 Agustus 2016.

Di tempat yang sama, polisi juga menemukan sabu-sabu seberat 0.36 gram yang diduga milik Imam, satu alat hisap dan cangklong dan satu timbangan elektronik.

Roycke Langie selaku Kapolres Jakarta Barat menjelaskan kalau penangkapan itu terjadi sekira pukul 15.00. Penangkapan berawal dari informasi Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, serta anggota masyarakat bahwa ada aktivitas penyalahgunaan narkortika.

“Pada Sabtu kemarin pukul 15.00 tim Sat Resnarkotika Polres Jakarta Barat berhasil menangkap seorang laki-laki berinisial ISA, umur 56 tahun. Melakukan penangkapan dan pengeledahan di salah satu apartemen di wilayah Gunung Sahari Jakarta Pusat,” papar Roycke yang ditemui di Polres Jakarta Barat.

Imam S Arifin sedang sendiri ketika ditangkap di apartemennya. Banyak barang bukti yang disita polisi dari penangkapan tersebut.

“Dari hasil penangkapan tersebut tim kami berhasil menyita yang ada padanya. Barang atau jenis narkotika sabu-sabu bruto 0.36 gram, satu alat hisap dan cangklong dan satu timbangan elektronik yang disimpan di dalam lemari kamar tersangka,” lanjut Roycke.

Ketika ditangkap, pelantun lagu Doa Suci itu tengah memakai barang haram tersebut. Hasil urine juga membuktikan jika Imam S Arifin positif menggunakan narkotika.

“Lagi makai (narkotika). Karena kami melakukan tes urin. Sehingga dapat disimpulkan yang bersangkutan sedang makai dan positif. Saat menangkap hanya bersangkutan yang kami temukan, ada barang narkoba. Dia tentunya dapat barang dari seseorang,” tutup Roycke.

Imam S Arifin dikenakan pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Imam S Arifin terancam pidana hukuman paling ringan 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara serta denda minimal Rp800 juta maksimal Rp8 miliar.

[btn url=”http://mp3.jurnalmusik.com/search/imam-s-arifin” text_color=”#ffffff” bg_color=”#1e73be” icon=”fa fa-play” icon_position=”start” size=”14″ id=”” target=”on”]Download lagu-lagu Imam S Arifin[/btn]

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *