$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0$source=random-posts

Harpa: Pesona Alat Musik Para Dewa

Masih ingat lagu yang dibawakan band Padi berjudul Kasih Tak Sampai? Ya, lagu apik diiringi petikan harpa yang syahdu itu sempat menjadi hit beberapa tahun lalu. Mungkin jika tidak diberi tahu sebelumnya, bisa jadi hanya sedikit yang mengetahui bahwa instrumen pengiring lagu itu didominasi oleh permainan harpa.

Harpa biasanya diidentikkan dengan musik klasik. Unsur keklasikannya dapat terlihat dari segi desain. Bentuk melengkungnya terlihat begitu elegan ditambah dengan susunan string dan elemen logam bewarna emas pada pengait setiap string.

Harpa atau dalam bahasa Inggris disebut dengan harp merupakan satu dari sekian banyak jenis alat musik petik. Meski harpa bukan termasuk alat musik baru, tidak terlalu banyak orang mengenalnya. Padahal alat musik ini sudah terkenal sejak dulu kala, bahkan sudah dikenal di berbagai kerajaan. Harpa tergolong instrumen kuno karena telah ada sejak awal tahun 2500 sebelum masehi. Karena mengalami perubahan dan terus dikembangkan, harpa telah menjadi instrumen utama dalam dunia musik modern.

Harpa sering kali hadir bersamaan dengan orkestra simfoni, bersamaan dengan suara vokal, suara flute, atau bisa juga dengan jazz bass dan drum. Namun, harpa alat musik yang besar dan sifatnya membosankan, karena itu tidak terlalu disukai banyak orang. Apalagi di zaman sekarang ini, musik telah beralih ke alat musik listrik atau elektrik. Walau begitu, dengan mengikuti perkembangan zaman, mulai bermunculanlah harpa elektrik.

Pertanyaan yang dilemparkan secara acak pada setiap orang tentang harpa, kemungkinan besar mereka akan menjawab alat musik petik yang berukuran besar. Harpa dikenal dengan bentuknya yang tinggi, umumnya berwarna emas, dan memiliki senar. Biasanya berbentuk dasar segitiga. Tapi, harpa tidak selalu hadir dalam bentuk yang itu-itu saja. Harpa berbeda dalam ukuran dan jenis.

Alat musik ini telah berevolusi ke berbagai bentuk dalam empat milenium terakhir. Harpa memiliki berbagai jenis variasi bentuk, ukuran, dan berat. Namun kesemuanya itu, harpa tetap memiliki tiga bagian utama, yaitu Papan suara (Sound board), Leher (Neck), dan Senar (String).

Alat musik petik satu ini memiliki ukuran dari dua kaki atau 60 sentimeter hingga enam kaki atau 180 sentimeter dari lantai. Jumlah senarnya pun bervariasi mulai dari 22 senar sampai 47 senar. Untuk harpa yang berukuran kecil suaranya terdengar lebih lembut. Biasanya jika Anda membeli harpa ukuran mini bisa dipangku sambil dimainkan. Sedangkan untuk yang berukuran besar dapat diletakkan di atas lantai. Harpa Ukuran 60 sentimeter dari lantai berkisar dari 10 sampai 16 juta. Ukuran kurang-lebih 1 meter dari lantai berkisar 30 hingga 35 juta rupiah. Adapun yang lebih besar dengan harga 50 juta rupiah, dan di atasnya. Wajar bila pengagum dan pemain harpa harus rela merogoh koceknya lebih dalam untuk bias memainkannya.

Alat musik yang konon telah digunakan sejak zaman Mesir kuno ini terdiri dari banyak senar dan setiap senar menghasilkan satu nada. Sama seperti pada piano. Suara untuk melodinya juga hampir sama. Tetapi pada piano dapat secara bersamaan untuk menghasilkan gabungan dari nada. sedangkan harpa layaknya seperti gitar. Sebuah harpa dapat dimainkan baik dengan tangan, atau bisa juga dengan bantuan kaki, seperti yang ditemui pada pedal harp.

Harpa dapat dimainkan secara solo, atau bisa juga dalam bagian sebuah ansambel. Namun, terlepas dari keseluruhan itu, di mana dan bagaimana harpa dimainkan, harpa dapat menciptakan sebuah dentingan dan harmoni nada yang sangat indah. Itulah mengapa alat musik ini sering diilustrasikan bersama dengan para malaikat.(ger/R-2)

Menciptakan Musisi Kesohor

Di Indonesia, tidak banyak orang tertarik pada alat musik yang satu ini. Selain susah, harpa tidak terlalu komersil. Benarkah? Itulah yang masih diperdebatkan panjang lebar. Soal tidak banyak yang tertarik, rasanya betul. Mungkin Anda hanya mengenal Uzi Pieters, Heydi Awuy, atau Maya Hasan. Mereka adalah harpis (sebutan untuk pemain harpa) Tanah Air. Jangan heran kalau dalam banyak pementasan yang melibatkan harpis, nama-nama mereka sajalah yang terpampang.
Namun, benarkah tidak ada yang tertarik dengan harpa? Maya Hasan, salah satu harpis ternama Indonesia menampik anggapan tersebut.

"Sebenarnya ada banyak yang tertarik belajar harpa, hanya mungkin mereka tidak sabar atau kurang terekspose saja," kata perempuan kelahiran Hongkong 10 Januari 1972 itu.

Maya tertarik dengan alat musik petik ini ketika duduk di bangku SMP. Setelah memutuskan menekuni harpa, Maya memilih belajar pertama kali pada Heydi Awuy di Jakarta. Maya kemudian belajar lebih serius dan memilih meneruskan pendidikan musiknya di Universitas Wilamette, Salem, Oregon, Amerika Serikat pada 1990-1993, dengan studi utama pertunjukan harpa.

Dalam sebuah kesempatan, Maya juga mengungkapkan agar setiap orang tidak memiliki kecenderungan untuk memandang alat musik dari tingkat kesulitannya terlebih dahulu.

"Persepsi masyarakat bahwa memainkan harpa itu sulit harus diubah. Di samping itu, hambatan yang paling besar adalah rasa bosan dan stres jika menghadapi lagu yang cukup rumit," tambah dirinya.

Walau profesi tersebut tengah digelutinya kini, ia tak mau memaksa anak-anaknya untuk mempelajari alat musik yang tergolong mahal dan langka peminatnya itu. Namun, Maya tetap yakin bahwa dari Tanah Air bakal banyak bermunculan generasi muda yang akan mengikuti jejak dan menggantikan posisinya.

"Proses regenerasi tak perlu dipaksakan. Saya yakin sebab yang muda pun banyak. Sebagai buktinya adalah murid-murid saya yang kini sedang belajar di Amsterdam, Amerika, dan Inggris. Jadi itulah kenapa saya yakin," pungkas wanita berdarah Cina, Kalimantan, Madura, dan Jawa itu.(ger/R-2)

Miliki Keunikan Tersendiri

Satu-satunya pemain harpa asal Indonesia yang pernah dan aktif tampil sebagai solois dengan beberapa orkestra ternama, baik dari dalam maupun luar negeri, adalah Rama Widi. Sebagai seorang musisi, Rama juga mahir memainkan alat-alat musik lain seperti biola, piano, klarinet, organ, celesta, dan perkusi. Namun, ia mengaku lebih tertantang untuk menjadi seorang harpis. Menurutnya, di Indonesia masih sedikit sekali musisi yang bisa memainkan instrumen yang kerap dijuluki alat musik para dewa itu.


"Untuk instrumen-instrumen piano dan lain-lain itu, di Indonesia sudah banyak yang menguasai. Ditambah lagi, harpa memiliki tingkat kesulitan yang membuat saya selalu merasa tertantang untuk mengasah kemampuan agar tidak stuck atau jalan di tempat," kata pria yang mulai belajar harpa sejak tahun 2005 itu.

Baginya, harpa memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan alat musik lainnya. "Keunikannya, orang berpikir mudah memainkannya, tetapi sebenarnya harpa sangat sulit dimainkan. Di balik keelokan instrumen itu, harpa memunyai tujuh pedal dengan tiga tingkat per pedal untuk menaikkan dan menurunkan nada. Karena itu, selama lagu berlangsung, kita harus selalu aware dengan susunan pedal yang benar. Kalau tidak, ya, bunyinya bakal sangat tidak enak didengar," ungkap pria yang menjadikan Maya Hasan sebagai sumber inspirasi pertama kalinya untuk bermain harpa. (berbagai sumber/ger/R-2)


COMMENTS

Nama

4 lady,1,6 starz,1,7 icons,4,7 ikans,1,AC/DC,2,Acha Septriasa,1,ada band,2,adele,3,adera,1,Adhitia Sofyan,1,adinda,1,afgan,1,agnes monica,4,Ahmad Albar,4,ahmad dhani,3,Al Jarreau,1,Album Baru,2,aldisyah,1,alexa key,1,aljabar,1,American Idol,1,Ananda Sukarlan,1,anang dan ashanty,2,Andien,2,andika pratama,1,andra and the backbone,1,anggun c sasmi,1,angkasa,1,anji,6,antik,1,april,1,ari lasso,1,Ariel 'Noah',2,armada,2,Arman Maulana,1,asbak band,1,astrid,1,astrid sartiasari,1,avanindra,1,avenged sevenfold,4,avril lavigne,1,Axl Rose,2,Ayu Azhari,1,ayu ting-ting,4,backalley,1,band indonesia,117,band luar negeri,7,be5t,1,beage,1,bella wang,1,Bens Leo,1,berita,16,berry pratama,1,Billboard Music Awards,1,Bisnis Musik,1,Blues,3,Bob Dylan,1,Bob Marley,1,bob tutupoly,1,Borobudur Jazz Festival,1,bretney spears,1,Britain's Got Talent,2,Britney Spears,1,budi doremi,2,caffeine,1,Candil,1,cannonball,1,charly,1,charly ST12,1,Cheb Khaled,1,cherry band,1,cherry belle,3,Chris Cornell,1,Christina Grimmie,1,Chrisye,1,Cindy Bernadette,2,cinta kuya,1,citra idol,1,Conny Dio,1,dadali,1,Dangdut,3,david guetta,1,davinci band,1,dbagindas,3,de meises,1,Deddy Dores,1,demi lovato,1,devita,1,Dewa 19,2,dewi sandra,1,Di Balik Lagu,1,dindapobia,1,disconnected,1,Download,1,drew,1,drive,2,duette,3,dygta,2,Eddy Silitonga,3,event,2,fadly padi,2,Fahmi Shahab,1,febrian,1,five minutes,3,Float,1,foster the people,1,Gad Elbaz,2,garasi,3,Gaya Hidup,1,geisha,3,gigi,2,Gitaris,1,God Bless,3,goliat band,1,govinda,1,gracia indri,1,gruvi,1,Guns N' Roses,1,Haruka JKT48,1,hello,1,hello band,1,hey monday,1,heyho,3,hijau daun,2,honey,1,Ian Antono,2,Ibanez,1,Ibanez Flying Fingers Indonesia,1,ice cream attack,1,Imam S Arifin,1,indah dewi pertiwi,2,Indie,2,indra L bruggman,1,Indra Lesmana,1,instrumen,1,ipang,1,irfan makki,1,Iwan Fals,3,jamaican soul,1,January Christy,1,jason derulo,1,jason mraz,1,Jazz,23,Jazz Gunung Bromo,1,jikustik,3,JKT48,1,Joey Alexander,5,judika,4,july,1,justin bieber,2,K-Pop,1,kahitna,1,kangen band,1,kapten,1,katy perry,3,keith martin,1,kenang mirdad dan ederra,1,kerispatih,1,kinetik,1,Koes Plus,1,Koil,1,Konser,3,Konser The Story Maker,1,Kopi Dangdut,1,Korn,1,kotak,2,Krakatau,2,L’Alphalpha,1,La La Land,1,lady gaga,2,Lady Rockers Indonesia,1,laluna,1,last child,1,latasha,1,lil wayne,1,lirik lagu,258,livvy,1,lyla,2,mahadewa,2,mahadewi,1,maharani,1,maher zain,1,Maliq and D Essentials,2,marcell siahaan,2,Mariah Carey,1,matta band,1,maudy ayunda,3,max 5,1,Megadeth,1,Melaney Ricardo,1,Menjaga Suara Vokal,1,merpati band,1,Metallica,1,meva,1,Mike Mohede,2,Miley Cyrus,1,Mocca,1,mr bee,1,mulan jameela,1,Mus Mujiono,1,MusicBiz,9,musik,10,mutya lorenza,1,Naif,1,nia daniaty,1,Nicky Astria,2,nidji,4,nikita willy,1,nindy,1,nineball,1,notku,1,nsg star,2,once,2,Oon Project Pop,1,Paul Gilbert,1,pay BIP,1,Peabo Bryson,1,pia utopia,1,pink,1,pinkan mambo,1,pongky barata,1,pop,54,Prince,1,project pop,3,Rachel,1,radja,1,raisa,5,Ramayana Soul,1,ran,2,Rd Hot Chilli Peppers,1,REM,1,repvblik,1,ridho rhoma,1,rihanna,1,Robert Trujillo,1,Rock,33,Rolling Stones,1,rossa,3,Ryan 'D'Masiv',1,sammy simorangkir,2,Saykoji,1,seventeen,4,she,1,sheila on 7,3,sherina munaf,1,siti nurhaliza,2,Slipknot,1,smash,4,Soegijazz 2016,1,solo indo,6,solo indonesia,95,solo luar negeri,22,Sore,1,Soundgarden,1,Spotify,1,ST 12,1,ST12,2,superman is dead,2,syahrini,3,tangga,1,teuku wisnu,9,the changcuters,1,the rain,3,The Stone Roses,1,The Voice America,1,The Voice Kids Indonesia,1,titi sjuman,1,Tokoh,11,tompi,2,Toots Thielemans,1,triad,2,Tulus,1,Tye Trujillo,1,ungu,4,utophia,1,uya kuya,1,video,1,Voice of Baceprot,1,waktu band,1,wali,5,wawancara,2,We The Fest,2,wet dream fantasy,1,White Shoes and the Couples Company,1,Woodstock,1,World Music,1,Youtube,1,yovie and nuno,1,zigaz,1,
ltr
item
Jurnal Musik: Harpa: Pesona Alat Musik Para Dewa
Harpa: Pesona Alat Musik Para Dewa
http://3.bp.blogspot.com/-SEgTfDzQ4NM/T88jDEPO3eI/AAAAAAAAAPY/DuPxiT-Cd0M/s320/harp3.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-SEgTfDzQ4NM/T88jDEPO3eI/AAAAAAAAAPY/DuPxiT-Cd0M/s72-c/harp3.jpg
Jurnal Musik
http://www.jurnalmusik.com/2012/06/harpa-pesona-alat-musik-para-dewa.html
http://www.jurnalmusik.com/
http://www.jurnalmusik.com/
http://www.jurnalmusik.com/2012/06/harpa-pesona-alat-musik-para-dewa.html
true
6722394869147197826
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat semua Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS Lihat semua RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago Lebih dari 5 Minggu lalu Followers Follow ARTIKEL INI MENGANDUNG KONTEN DEWASA Share untuk membuka artikel Salin semua kode Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy